photo banner_zpszovboife.jpg

Rabu, 14 Januari 2015

Cara Memilih Generator Bekas Yang Baik

Membeli generator seringkali merupakan pilihan terbaik ketika Anda memutuskan untuk membeli energi baru yang menghasilkan energi listrik untuk peralatan di tempat kerja Anda. Anda mungkin berpikir bahwa yang terbaik adalah menghabiskan uang yang sama pada generator baru tapi, sebagai suatu peraturan, anggaran Anda akan menjadi terbaik jika dihabiskan untuk membeli generator (genset) bekas namun berkualitas tinggi daripada membeli genset dengan harga murah namun berkualitas rendah.
Namun, jika Anda mempertimbangkan untuk membeli generator yang digunakan, Anda perlu memastikan bahwa Anda membeli mesin berkualitas yang akan melakukan dengan baik dan bertahan lama. Ada sejumlah cara di mana Anda dapat mengkonfirmasi kualitas generator digunakan. Berikut adalah 5 tips untuk membantu Anda menemukan generator bekas yang baik di luar sana:
1. Tanyakan Tentang Umur & Sejarah
Perlakukan generator Anda digunakan seperti pacar baru yang potensial dan mencari tahu tentang sejarah sebelum membuat komitmen. Jika generator digunakan telah sulit di masa lalu, Anda mungkin tidak memiliki masa depan yang cerah bersama. Usia sering menjadi faktor kunci dalam seberapa baik digunakan generator akan berfungsi. Penjual Anda mungkin tidak sepenuhnya jujur tentang usia generator yang digunakan, tetapi biasanya Anda dapat memeriksa ini dengan mencari odometer yang paling generator digunakan memiliki.
2. Cari Tahu Pembuatan & Model
Salah satu jaminan kualitas ketika Anda mencari generator yang digunakan adalah make baik. Merek lebih murah sering kurang dapat diandalkan dan tidak melakukan juga. Lama berjalan, trusted membuat untuk melihat keluar untuk meliputi Detroit, Perkins, Mosa, Stephill, autogen, FG Wilson dan Genset.
3. Gunakan Dealer Terkemuka
Hanya membeli generator bekas dari dealer dapat Anda percaya. Jika Anda tidak tahu dealer secara pribadi, pastikan Anda yakin reputasi yang baik atau Anda bisa mengambil risiko mendapatkan ripped off. Ketika Anda membeli generator yang digunakan, Anda harus yakin bahwa mereka telah dirawat di masa lalu dan Anda hanya bisa benar-benar yakin akan hal ini ketika Anda membeli dari broker atau dealer dengan reputasi baik.
4. Back-up atau Main Generator?
Cari tahu apakah generator digunakan Anda tertarik sebelumnya telah digunakan sebagai generator cadangan atau utama, generator utama. Sebagai aturan, generator cadangan yang digunakan akan berada dalam kondisi yang lebih baik dan akan memiliki lebih sedikit jam penggunaan.
5. Jaminan & Garansi
Pastikan Anda mengetahui tentang jaminan dan garansi sebelum membeli generator yang digunakan. Jika generator digunakan Anda mempertimbangkan telah kembali diproduksi mungkin memiliki jaminan pendek di atasnya, yang sering bonus. Jika tidak ada jaminan atau jaminan yang Anda butuhkan untuk benar-benar yakin tentang kualitas dari generator yang digunakan Anda lihat sebelum membeli mereka.
Lima tips ini seharusnya membekali Anda dengan semua informasi yang Anda perlu mencari generator digunakan terbaik yang tersedia. Selalu pergi ke pertemuan dan inspeksi disiapkan dengan pertanyaan-pertanyaan Anda perlu bertanya untuk memastikan Anda memiliki semua informasi dan tidak mendapatkan ripped off ketika membeli generator digunakan. Anda dapat sering melakukan penghematan yang fantastis 25-50% tentang generator digunakan dibandingkan dengan generator baru, sehingga sedikit kerja keras dapat membantu Anda melakukan penghematan besar!

Source : http://teknocorner.blogdetik.com/

Saran Sebelum Membeli Genset

Seringkali kita mengalami masalah kehilangan sumber daya listrik secara tiba-tiba. Dalam dunia industri, kebutuhan akan sumber daya listrik adalah hal utama untuk mendukung kelancaran dan pencapaian proses produksi.
Dalam beberapa kasus di dunia industri, sering kali pengusaha kehilangan pelanggan akibat mengalami keterlambatan penerimaan produk akibat permasalahan yang berhubungan dengan sumber daya listrik. Tentunya hal ini sangat merugikan bagi kalangan industri.
Hal inilah yang menjadi alasan utama bagi kita untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang berhubungan dengan sumber daya listrik terhadap dunia industri. Ada beberapa jenis produk energi alternatif dalam berbagai jenis diantaranya:
  • Generator Set (GenSet)
  • Customized Silent GenSet
  • Full Power System / Power Plant
Berbagai jenis produk tersebut tersedia dalam berbagai ukuran daya dari terendah hingga tertinggi sesuai kebutuhan, dengan menggunakan bahan bakar berupa solar maupun bensin. Tersedia harga genset mulai dari yang termurah hingga yang termahal, namun yang terpenting adalah produk genset yang sesuai dengan kebutuhan kita. Ketika kita hendak membeli genset, jangan hanya membeli karena faktor harga tapi pertimbangkan juga masalah kualitas. Saat ini telah banyak tempat yang jual gensetdengan harga murah, namun sekali lagi jangan hanya memilih tempat membeli karena faktor harga, tapi pertimbangkan juga faktor reputasi.

Source : http://teknocorner.blogdetik.com/

Tips Keselamatan Untuk Menggunakan Generator Portabel

Dalam beberapa tahun terakhir banyak generator listrik portabel dijual. Banyak dari generator (genset) digunakan sebagai cadangan untuk listrik rumah tangga. Namun generator kecil juga digunakan untuk kegiatan luar ruangan seperti berkemah atau berburu. Dan karena daya listrik yang mereka hasilkan, keselamatan adalah masalah yang sangat penting. Ini adalah fakta bahwa generator yang dibuat oleh produsen terkenal, yang dibangun sesuai peraturan keselamatan yang ketat. Tapi jika tidak terpasang atau dioperasikan bahkan generator paling aman bisa menjadi bahaya mematikan! Pada artikel ini akan diberikan beberapa tips untuk menghindari kesalahan yang paling umum.
Tip pertama: membaca buku manual instruksi yang kita terima saat membeli generator. Adalah penting bahwa Anda untuk mengetahui dasar-dasar pengoperasian generator. Jika Anda harus membaca manual dalam kondisi darurat untuk pertama kalinya Anda akan kehilangan terlalu banyak waktu yang diperlukan di tempat lain. Jadi baca panduannya SEKARANG. Jika Anda kehilangan buku manual Anda, maka Anda dapat menngunduh salinan itu di website produsen generator Anda. Pastikan untuk memiliki tipe atau kode serial generator Anda di tangan (dalam hal keraguan memeriksa data identifikasi pada generator Anda), sehingga Anda dapat yakin untuk menngunduh manual yang tepat.
Yayasan Internasional Keselamatan Listrik (ESFI) dan Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) menawarkan daftar periksa untuk pemilik generator portabel. Pertama-tama mereka merekomendasikan bahwa ahli listrik, berkualitas berlisensi harus menginstal generator listrik portabel untuk memastikan bahwa mereka memenuhi peraturan kelistrikan lokal. Karena daya dari generator salah pasang bisa backfeed bersama jaringan listrik dan menyetrum orang datang di kontak dengan mereka, termasuk pekerja garis membuat perbaikan.
  1. Pastikan generator ground dengan benar.
  2. Jaga generator tetap kering.
  3. Pastikan kabel ekstensi digunakan dengan generator dinilai untuk beban, dan bebas dari luka dan isolasi usang dan memiliki tiga cabang steker.
  4. Jangan terlalu membebani generator. Sebuah generator portabel harus digunakan hanya bila diperlukan dan hanya untuk peralatan listrik atau peralatan penting.
  5. Jangan mengoperasikan generator di ruang tertutup atau sebagian tertutup. Gunakan detektor karbon monoksida di ruang tertutup terdekat untuk memantau tingkat. Generator dapat menghasilkan tingkat tinggi karbon monoksida yang sangat cepat, yang dapat mematikan.
  6. Gunakan kesalahan sirkuit tanah interrupter (GFCI) untuk membantu mencegah electrocutions dan luka sengatan listrik. GFCIs portabel tidak memerlukan alat untuk menginstal dan tersedia dengan harga mulai dari $ 12 sampai $ 30.
  7. Membuat bahan bakar yakin untuk generator disimpan dengan aman, jauh dari ruang tamu, dalam wadah yang berlabel dan jauh dari bahan bakar-pembakaran peralatan. Sebelum kembali pengisian bahan bakar, selalu memutar generator off dan biarkan dingin.
  8. Matikan semua peralatan didukung oleh generator sebelum mematikan generator.
  9. Jauhkan anak dari generator portabel setiap saat.

Source : http://teknocorner.blogdetik.com/

Senin, 12 Januari 2015

Typical Kerusakan Winding

Usia Sebuah motor listrik dapat mencapai kira2 20 tahun atau lebih , dengan preventive dan Prediktive maintenace yang terintregasi dan dilaksanakan dengan baik. Tetapi diluar perkiraan masih banyak motor yang mengalami kerusakan dini bahkan kerusakan fatal. Dibawah ini beberapa tanda2 untuk mengetahui sebab2 kerusakan. Mungkin sebagai salah satu refernsi dalam mencari atau mennganalisa / root cause analysis.

Winding Dengan Kondisi normal
Gambar.0 dibawah ini memperlihatkan winding dalam kondisi baik, warna jernih merata, tidak ada tanda panas berlebih/over heating, tidak ada kotoran debu, tidak ada kotoran dari grease akibat overgreasing.   Wind bagus
Gb : 0  Winding stator  motor listrik kondisi bagus
Kerusakan motor listrik  disebabkan oleh sangat banyak masalah, terutama  karena masalah mekanis dan atau elektris , dari luar atau  dari dalam motor .
Kerusakan motor listrik tidak hanya  karena tua umur atau lama jam dioperasikan. Stess karena panas, power supply tidak normal, humiditas/lembab, kontaminasi, pulumasan tidak baik, beban mekanis berlebihan , semua itu mengakibatkan degradasi komponent  motor listrik dan mengakibatkan kerusakan.
Environment atau kondisi operasi (electrical/meckanical) yang buruk  akan memperpendek umur dari stator winding motor listrik. Kerusakan winding seperti pada gambar dibawah ini, terutama karena panas. Mengidentifikasi kerusakan dan mengetahui sebab2 kerusakan adalah penting.agar kita dapat mempersiapkan pencegahan apa yang seharusnya di lakukan.
( bahan tsb. diambil dari contoh 1985-2004 by EASA )
( EASA =  Electrical Apparatus Service Assosiation )
Macam2 kerusakanKerusakan winding dibawah ini karena overheating al karena:
Beban berlebih/overloading
Terlalu sering di start
Suhu Ambient terlalu tinggi
Voltage rendah atau tidak balance
Dioperasikan pada Terlalu tinggi permukaan/ altitude
Tidak cukup ventilasi
Gangguan pada Power supply
1 .  Kerusakan  Satu Phase  terputus  (Winding  hub Wye)
                       Gb 1
Gb: 1 Kerusakan satu phase winding (winding hubungan Y )
Kerusakan satu ini diakibatkan oleh
Satu phase power supply ke motor terbuka atau putus al:
· Satu fuse putus,
· Kontaktor terbuka satu,
· Satu line rusak atau
Koneksi yang tidak baik
Jika satu phase terputus, maka beban dipikul oleh dua phase saja sehingga  dua phase tsb mengalami overload.
2. Kerusakan karena satu phase terputus,  (Winding Hub Delta) 
                       Gb2
Gb: 2 Kerusakan satu phase winding (winding hubungan Delta )
Jika satu phase terputus, maka beban dipikul oleh dua phase saja sehingga  dua phase tsb mengalami overload.
Kerusakan ini diakibatkan oleh :
Satu phase power supply ke motor terbuka atau putus al:
· Satu fuse putus,
· Kontaktor terbuka satu,
· Satu line rusak atau
· Koneksi yang tidak baik
3 Kerusakan karena antar phase hubung pendek
                                   Gb3
Gb: 3  Kerusakan short / hubung pendek antar phase windingKerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan insolator antar phase sehingga menyebabkan short-circuit / terbakar pada titik tsb. Penyebabnya al :
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi, misal grease
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lin
4 Kerusakan pada lengkungan winding
                                      Gb4Gb:4  Kerusakan antar lengkungan winding
Kerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan insolator antar phase sehingga menyebabkan short-circuit dan terbakar pada lengkungan winding
Penyebabnya al :
· Mungkin pada saat melakukan lengkungan terjadi kurang hati2. sehingga ada kerusakan pada lengkungan.
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi, misal grease
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lain
5. Kerusakan winding hubung-pendek  dalam coil
                                  Gb5
Gb:5  Kerusakan hubung pendek di coil
Kerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan insolator dalam satu coil sehingga menyebabkan short-circuit dan terbakar pada lengkungan coil
Penyebabnya al :
· Mungkin pada saat melakukan lengkungan terjadi kurang hati2. sehingga ada kerusakan pada lengkungan.
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi,
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lain
6 Kerusakan winding/grounded pada sudut slot.
Kerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan insolator di ujung slot , menyebabkan gound dengan lamel atau core.
Penyebabnya al :
· Mungkin pada saat melakukan pemasangan wedge kurang hati2. sehingga ada kerusakan ujung kawat.
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi,
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lain
          Gb6a     Gb6aa
                  Gb:  6                           Gb : 6A
Kerusakan winding grounded pada sudud slot
7 Kerusakan / winding grounded didalam slot.
                                  Gb7
Gb:7 Kerusakan winding grounded dalam slot
Kerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan insolator di dalam slot , menyebabkan gound dengan lamel atau core.
Penyebabnya al :
· Mungkin pada saat melakukan pemasangan wedge kurang hati2. sehingga ada kerusakan kawat dalam slot.
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi,
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lain
8 Shorted connection / Hubung pendek pada terminal koneksi
                            Gb8
Gb:8 Kerusakan winding hubung pendek pada koneksi
Kerusakan ini  terutama disebabkan oleh kerusakan konektor di sambungan  , menyebabkan hubung pendek.
Penyebabnya al :
· Mungkin pada saat melakukan penyambungan kurang hati2. sehingga ada kerusakan kawat atau kendor .
· Ada kontaminan yang merusak/mengurangi daya isolasi,
· Abrasi, isolasi/emailnya terkikis dan terjadi kebocoran,
· Vibrasi / voltage surge, bila terjadi vibrasi maka antar konduktor bergesekan satu sama lain
9 Winding Satu Phase  rusak karena Voltage tidak balance
                                  Gb9
Gb 9 Kerusakan winding phase rusak akibat unbalance Voltage
Kerusakan ini  merupakan kerusakan (thermal deteriorasi isolasi) satu  phase stator winding  yang kemungkinan akibat  voltage tidak balance. Anbalance voltage bisa di akibatkan oleh unbalance beban/load di sumber listriknya.
Penyebabnya al :
· Unbalance voltage bisa di akibatkan oleh unbalance beban/load di sumber listriknya.
· Penyambungan terminal koneksi sangat buruk, kendor.
· Reisistansi kontak sangat tinggi.
Catatan :
· 1% voltage unbalance menyebabkan 6% arus unbalance.
· Unbalance voltage yang diijinkan max…………….(lihat tulisan sebelumnya)
                                        
10 Kerusakan Winding akibat Overload
                                  Gb10
Gb 10 Kerusakan winding karena overloadKerusakan semua phase karena (thermal deteriorasi isolasi) ini akibat
· beban atau load yang melebihi kapasitas motor.
· Under-voltage dan Over-voltage (melebihi NEMA standard) akan berakibat sama yaitu thermal-deterioration.
Batasan menurut NEMA sbb :
· Max over-voltage
· Min under-voltage
11 Kerusakan akibat Locked-Rotor
Kerusakan winding semua phase karena (thermal deteriorasi isolasi) ini juga akibat dari
· Arus listrik atau load yang sangat tinggi di stator dengan kondisi locked rotor
· Terlalu sering start-stop.
                           Gb11
Gb 11 Kerusakan winding karena “locked rotor”
12 Kerusakan Winding akibat Voltage-surge
                                  Gb12Gb 12 Kerusakan winding karena “voltage surge”
Kerusakan seperti gambar umumnya disebabkan oleh voltage-surge akibat dari :
· Switching power circuits
· Lightning strikes
· Capasitor discharges
· Solid-state power devices.
13 Kontaminan grease Dalam praktek banyak dijumpai kondisi seperti ini, yang berakibat merusak ketahanan insolasi. Over-greased  lebih banyak terjadi dibanding kurang grease.
Program regreasing harus di susun dengan baik dan dilaksanakan dengan metode dan peralatan dengan standard yang memadai dilakukan oleh tenaga skilled terdidik/terlatih.  
                             13
Gb. 13 Winding penuh grease.

Minggu, 11 Januari 2015

Tips rewinding motor listrik

Tantangan bagi semua Workshop rewinding motor listrik al:

· Mengerjakan pekerjaan sebaik mungkin
· Menunjukan kepada costumer , semua inspeksi & testing dilakukan dan didokumentasikan bahwa pekerjaan rewinding tidak mengakibatkan menurunya efisiensi motor.
Jika efisiensi turun, berarti motor perlu lebih besar pasokan tenaga listrik dari sebelumnya, yang berarti menambah pemborosan pemakaian listrik.
Dari hasil pengamatan terjadi bahwa hampir semua motor setelah di rewinding, efiesiensi menjadi turun.
Study menyimpulkan hal2 yang memepengaruhi al: membakar core, design winding tidak tepat, type bearing , airgap & winding resistance.
Untuk mempertahankan efisiensi EATA membuat “recommended practice” , yang berisi : DO & DON”T
Yang harus dikerjakan dan yang tidak boleh dilakukan, ketika melakukan rewinding:
DO / Kerjakan.
1. Buatlah “quality assurance program”
2. Lakukan program test/kalibrasi semua alat ukur dan alat test.
3. Lakukan test stator core sebelum dan setelah membongkar.
4. Repair atau ganti laminasi yang rusak.
5. Evaluasi impact efisiensi jika merubah design winding
6. Ukur dan catat resistansi/tahanan winding dan temperature ruang
7. Ukur dan catat ampere dan voltage selama test.
DON’T / Jangan
1. Jangan overheat stator core
2. Jangan menggunakan api saat membongkar
3. Jangan mem-sandblast besi core
4. Jangan “short” laminasi, dengan menggerinda atau meng-kikir (filling)
5. Jangan memperbesar airgap
6. Jangan menambah tahanan stator winding.
7. Jangan knurl, peen, mengecat bearing fits
8. Jangan memodifikasi sebelum mendapat persetujuan pemilik.
Diskusi lebih lanjut sbb:Do
1. Quality assurance program:
Pastikan bahwa workshop melakukan apa yang kita kehendaki. Ukuran kawat , ukuran lead wire, material isolasi apakah sesuai dengan spec. Test qualitas varnish sesuai dengan rekomendasi pabriknya varnish, Semua harus didokumentasikan saat pembongkaran, pengetesan, inspeksi, dll.
2. Lakukan program test/kalibrasi semua alat ukur dan alat test.
Semua peralatan test, pengukuran dan pengujian harus di kalibrasi secara rutin oleh yang ber wenang atau bersertifikat, sekurang-kurangnya sekali dalam setahun.
3. Lakukan test stator core sebelum dan setelah membongkar.
Dokumentasikan test core stator, untuk memastikan bahwa saat pembongkaran winding tidak merusak core. EATA memberikan panduan mengetest core dengan Wattmeter satu phase .
4. Repair atau ganti laminasi yang rusak.
Pisahkan laminasi yang sudah short. Ketika restacking core pakailah coreplate yang sudah divarnish sebelah. Proses pengeringan saat varnishing harus mengikuti procedure curing. Stackinglah pada sisi yang tidak divarnish mengarah yang sisi yang varnishing.
5. Evaluasi impact efisiensi jika merubah design winding
Harus perhitungkan bahwa perubahan wire winding dapat menimbulkan perubahan efisiensi dan juga mungkin performance. Merubah jumlah penampang & panjang winding dapat mengubah total resistansi winding.
6. Ukur dan catat resistansi/tahanan winding dan temperature ruang.
Ukur dan dokumentasikan resistansi winding dan temeprature ruang. Karena temperature mempengaruhi harga resistansi
7 Ukur dan catat ampere dan voltage selama final test
Selama final test hal2 pokok harus dimonitor dan dicatat, dari start , per ½ jam atau periode waktu tertentu : suhu ruangan, suhu bearing, suhu winding, vibrasi, arus start, ampere semua phase, voltase semua phase. Besar Ampere sesuai dengan besar beban, voltage lebih tinggi menyebabkan ampre no-load lebih besar, voltage tidak balance menyebabkan arus tidak balance dan lebih besar.
DON”T / Jangan
1 Jangan overheat stator core
Membongkar dengan cara membakar, sangat merugikan. Ini akan mengakibatkan core-plating mengalami kerusakan, yang mengakibatkan timbulnya short core-plating pada laminasi. Short pada laminasi menyebakan core -looses besar. EATA memberikan pedoman, pemanasan tidak boleh lebih dari 360 C.
2 Jangan menggunakan api saat membongkar
Membongkar dengan api sngat dilarang , kerana nyala api dan suhu tidak dapat dikontrol
3 Jangan mem-sandblast besi core
Laminasi core jika disandblast juga mengakibatkan short, sehingga meningkatkan core-looses.
4. Jangan “short” laminasi, dengan menggerinda atau meng-kikir (filling)
Jangan mengikir atau menggerinda , karena akan menyebabkan short antar laminasi. Jika membersihkan varnish pada lubang di stator, jangan memperbesar lubang, karena akan menyebabkan short antar core.
5. Jangan memperbesar dan atau excentric airgap
Memperbesar stator bore atau memotong/memperkecil diameter rotor menyebabkan air-gap bertambah besar. Yang menyebabkan arus magnitasi bertambah besar, berakibat bertambah besar losses
6 Jangan menambah tahanan stator winding.
Ukurlah diameter kawat dengan teliti, setelah mengupas varnish coating, total penampang jangan dikurangi, juga jumlah lilitan. Perubahan penampang dan jumlah lilitan sangat mempengaruhi perubahan tahan winding, selanjutnya mengubah performance motor.
7 Jangan merusak, mengecat bearing fits
Jangan melakukan sesuatu yang merusak bearing fits, hal ini dapat mengakibatkan kerusakan bearing lebih awal atau premature.
8 Jangan memodifikasi sebelum mendapat persetujuan pemilik.
Melakukan perubahan atau modifikasi dapat mengakibatkan perubahan2 performance. Perubahan fan mengakibatkan pereubahan suhu motor. Perubahan bearing dan seal menyebabkan perubahan friction, yang berpengaruh terhadap efisiensi.
KesimpulanPekerjaan repair ataupun rewinding tidak boleh menimbulkan penurunan efisiensi , paling tidak harus sekecil mungkin, atau diusahakan tetap. Effiensi turun berarti memerlukan energi listrik lebih besar yang berarti pemborosan.
Misal effisiensi Motor awal 87% dan effisiensi setelah direwinding 84%.
Dengan rumus pendekatan ,maka konsumsi energi listrik menjadi : 87/84 x X = 1,04 X
Kalau X misal 300 Kw , maka 1.04 X = 312 Kw
Per hari komsusi sebelum rewinding = 24H x 300 Kw = 7200 KWH
Per hari konsumsi setelah rewinding = 24H x 312Kw = 7488 KWH
Selisih cukup signifikan sebesar 288 KWH per hari.
Panduan untuk menjaga efisiency motor listrik ketika merepair.
(disarikan dari EASA buletin “Technical Service Commite)
Source: http://soemarno.org/

Jumat, 09 Januari 2015

Beberapa sebab kerusakan motor listrik

Kerusakan motor kebanyakan disebabkan oleh al 5 factor :

. panas,
· kotor,
· lembab, 
· vibrasi.
· Kwalitas supply listrik
Dengan fokus pada faktor tsb. dapatlah di eliminir : jumlah kerusakan, kerugian, ongkos maintenance.
Dibagi menurut asal sebab kerusakan :
· kerusakan dari luar motor : kwalitas masukan tenaga listrik, misalignment, kondisi lingkugan panas/lembab/tidak ada ventilasi, kondisi beban
·  kerusan dari dalam motor :  aging/penuaan, degradasi.
Atau
· Kerusakan karena listrik :
· Kerusakan mekanis.
 Panas /over-heating:Penyebab terbesar kerusakan motor sehingga motor tidak dapat mencapai umur pakai yang seharusnya ialah “over-heating atau panas berlebihan”,  Setiap mengalami Kenaikan temperature 10 derajat, dari temperature normalnya, berakibat memotong umur motor 50% , meskipun kenaikan terjadi hanya sementara. 
Sebab over-heating al:· Memilih motor terlalu kecil, sehingga motor harus menderita over-current, berarti kondisi operasinya  lebih panas. Tetapi jika memilh motor terlalu besar berakibat pemakaian listrik tidak efisien berarti pemborosan.
· Sistem starting, kebanyakan motor dipasang dengan “direct starting” . sistem ini menimbulkan arus Starting-current terlampau besar (5 kali lebih), sehingga menimbulkan panas yang besar, lebih2 jika sering start-stop. Untuk itu perlu dipasang sistem start al: star-delta, fluid-couplig, pengubah-frequensi, dll
· Start-stop terlalu sering tanpa memperhartikan jedah antar waktu start sangat menimbulkan kerusakan. (lihat tabel minmum jedah waktu)
· Environment – ambient temperature tinggi,, mengakibatkan  operating temperture motor lebih tinggi dari seharusnya.
· Ventilasi ruang  kurang bagus menimbulkan symtem pendinginan motor tidak baik. Mengakibatkan operating temperature motor naik.
· Kondisi motor: fan rusak, body motor kotor, saluran pendingin buntu/kotor dll. Mengganggu penginan.
· Kondisi beban : kopling misaligment, beban terlalu besar, beban tidak normal,
Kotor 
Debu / Kotoran yg terakumulasi akan merusak komponen listrk maupun mekanical. Umumnya terakumulasi pada permukaan badan motor , saluran pendinginan, fin, fan mengakibatkan pendinginan  terganngu dan panasan motor berlebih. Motor type ODP , kotoran debu masuk dan terkumpul kedalam winding menimbulkan kerusakan isolasi / winding.
Moisture / lembab
Lembab atau embun juga merusak komponen listrik dan mekanikal, yang mengakibatkan pengkaratan pada poros, bearing, rotor, stator, laminasi. Jika penetrasi ke isolasi mengkaibatkan degradasi isolasi dan rusak.
VibrasiVibrasi merupakan indikasi bahwa kondisi motor sedang mengalami masalah. Besar Vibrasi yang melebih harga yang diijinkan dapat menyebabka kerusakan yang lebih parah. Sumber vibrasi dpat dari motor atau dari mesin yang digerakan (load) bahkan mungki juga dari kedua2nya.
Sebab vibrasi a.l dari kondisi :
· Misalignment motor terhadap load (mesin yang digerakan),
· Kendor pada fondasi nya Motor atau load
· Kondisi Soft-foot pada fondasi nya Motor atau load
· Rotor unbalance ( Motor atau load)
· Bearing aus atau rusak, meyebabkan poros berputar tidak sentris.
· Akumulasi karat atau kotoran pada komponen putar (rotor)
· Sewaktu memasang rotor/bearing motor sehabis overhaul/rewinding tidak aligment.
 Kwalitas Listrik Kwalitas suply tenaga sangat menentukan umur motor listrik, hal2 yang harus dihindari. al:
· Voltage  sering naik -turun melebihi harga toleransi, under/over voltage dapat menimbulakan overheating didalam winding, berakibat umur motor menjadi pendek.
· Voltage spike akibat power swicthing atau serangan halilintar (lightning strikes) juga menyebabkan kerusakan isolasi winding.
· Voltage 3 phase tidak balance melebihi harga toleransi, sering terjadi sebagai  sebab kerusakan winding.
Beberapa sebab lain al:· Pemilihan pelumas harus sesuai specifikasi, penggantian/penambahan dilakukan dan terjadwal dengan baik.
· Pemilihan dan pemeliharaan kopling sama pentingnya dengan komponen lain.
· Seting bearing dan komponen lain harus sesuai dengan standard.
Setelah kita mengetahui beberapa sebab kerusakan, kita dapat merencanakan program pemeliharaan dan langkah pelaksanaan yang sesuai.
Source: http://soemarno.org/

Maintenance

Pemeliharaan mesin (& peralatan sebuah pabrik) merupakan faktor penentu apakah mesin handal untuk dioperasikan dalam jangka waktu yang telah

ditentukan. Produksivitas mesin yang diinginkan tidak tercapai jika pemeliharaan mesin tidak diselenggarakan dengan terstruktur.
Yang penting dan utama ialah tingkat kompetensi sumber-daya manusia harus memadai, peningkatan kemampuan SDM harus menjadi perhatian baik secara kelembagaan maupun pribadi. Pada dasarnya meningkatkan diri merupakan wajib hukumnya bagi setiap manusia, maka belajar merupakan salah satu solusinya. Belajar dari buku, dari orang , dari pengalaman, dan dari sumber apa / mana saja, karena sebetulnya di dunia ini diciptakan dengan sangat lengkap oleh Sang Pencipta.
(A philosopher:”Good judgment comes from experience. Experience comes from poor judgment” )
B. Metoda Pemeliharaan
Tujuan Pemeliharaan: Mengupayakan agar assets mampu dioperasikan secara kontinyu dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan rencana tanpa mengalami kerusakan. Pemeliharaan Mesin merupakan hal yang sering dipermasalahkan antara Bagian Pemeliharaan dan Bagian Produksi. Karena Bagian Pemeliharaan dianggap yang memboroskan beaya, sedang Bagian Produksi merasa yang merusakan tetapi juga yang membuat uang.
Pertentangan tsb. sering menjadi hal heboh, sehingga bahkan menjadi sumber bencana kerugian. Hal ini sudah saatnya kita achiri pemikiran2 yang usang dan mengganti pemikiran2 yang lebih baru.
Berbagai system Maintenance Management banyak ditemukan dan sudah banyak diaplikasikan sesuai dengan perkembangan dan bertujuan untuk mencapai keuntungan yang sebesar-besarnya.
Semula orang hanya memgoperasikan sampai rusak , tentu sangat merugikan. Kemudian orang melakukan pemeliharaan berkala/PM. Pemeliharaan Preventive dikembangkan menjadi Prediktive kemudian berkembang dan terus berkembang sesuai dengan kondisi yang menguntungkan. Proactive Maintenance dengan mengkombinasi system lain merupakan salah satu pilihan yang sedang dianut agar dapat menekan ongkos. Dengan metode ini ternyata telah menyelamatkan ribuan industri kecil maupun besar untuk keluar dari kesulitan.
1. Breakdown Maintenance.Generasi ini berlangsung sekitar th 1940 s/d 1955, yaitu dari awal mulainya Revolusi Industri sampai usai Perang Dunia. Pada awalnya ada faham, bahwa membuat mesin harus kuat dan kokoh dengan safety factor sangat tinggi, maka akibatnya harga menjadi mahal.
Konsepnya sbb: Mesin dipasang dengan kurang cermat, kemudian dioperasikankan terus-menerus dan tunggu sampai dengan rusak, kemudian baru diperbaiki atau diganti.
Kelemahanya, kerusakan biasanya sangat fatal dan penggantian2 tidak dapat di perkirakan atau tidak dapat dianggarkan.
Keuntungan :
Ongkos pemeliharaan rutine kecil, tetapi kerugianya ongkos untuk mengganti atau perbaikan mesin ternyata menjadi sangat mahal.
Sebagai gambaran kesehatan manusia pada zaman yang sama, Sangat memungkinkan akan terjadi sakit parah, stroke atau serangan jantung,jika kita tidak memperhatikan kesehatan kita,dengan pemeriksaan berkala untuk mengetahui gangguan lebih dini.
2. Preventive Maintenance
Generasi berikut berlangsung sekitar th. 1955 s/d 1970. Dari pengalaman generasi sebelumnya bahwa kerusakan fatal sering terjadi yang memerlukan ongkos yang besar, maka orang lalu membuat rencana perawatan-pencegahan yang bertujuan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.
Para ahli perawatan mesin membuat rencana perawatan yang dilakukan secara periodic atau kerkala. Perawatan dilakukan secara kerkala tsb meliputi pengecheckan, pengukuran atau penggantian part mesin, pembersihan serta penyetelan/seting, overhaul mesin. Cara ini masih banyak kelemahan : mesin harus berhenti tidak berproduksi untuk overhaul atau penggantian bagian/part tertentu , padahal yang semestinya belum perlu perlu diganti.
Keuntungan system ini, bahwa kerusakan yang lebih berat dapat dihindari, perbaikan mesin dapat di rencanakan. Sedangkan kerugianya al: ongkos masih agak mahal akibat perawatan yang terlalu berlebihan.
Contoh PM kita mengadakan test darah, melakukan pantangan2 makan agar kondisi kesehatan kita dapat diketahui, jika ada kelainan dapat diketahui lebih dini.
3. Predictive Maintenance
Generasi yang lebih maju dan berlangsung sekitar th. 1970 s/d 1985. Sistem sebelumnya ternyata masih banyak kelemahan2, yaitu periodenya bisa terlalu pendek atau terlalu lama. Jika terlalu pendek maka yang terjadi, bahwa mesin sewaktu di overhaul ternyata kondisinya masih sangat baik, ini artinya pemborosan. Tapi jika periode terlalu lama maka bisa terjadi mesin rusak sebelum jatuh waktu perawatan. Sehingga harus ada cara atau upaya untuk menghemat beaya.
Untuk menghindari hal tsb. diatas maka ditemukan cara yang mampu memdapatkan perkiraan atau prediksi kondisi mesin. Dengan monitoring pada mesin kita dapat menganalisa dan memperkirakan kondisi sedang terjadi tanda2 atau gejala kerusakan sehingga dapat menentukan kapan tindakan perawatan harus dilakukan dan suku cadang apa yang harus disediakan. Data yang di monitor al :
· Pengukuran vibrasi, temerature pada mesin rotasi
· Pengukuran tebal pada pipa, bejana bertekanan dll
· Pengukuran spesifikasi minyak pelumas
· Pengecekan alignment pada mesin rotasi
· Pengecekan kecepatan penipisan2
· Pengecekan suhu2, aliran2 dengan sinar infra-merah dll
Dari hasil pengukuran2 kemudian di buat statisik kecenderungan atau trending dan kemudian dapat menyimpulkan apa yang harus dilakukan dan kapan dilakukan. Rencana kerja dapat dibuat secara lebih akurat produksi dijadwal, sukucadang disediakan, tenaga kerja disiapkan.
Kita melakukan test kerja jantung dengan EKG itu adalah usaha untuk memprediksi suatu penyakit agar dapat melakukan rencana upaya penyebuhan
4. Proaktive Maintenance
Sejak th 1985 model perawatan semakin canggih. Saat itu mulailah di buat mesin2 yang dari waktu ke waktu semakin bertehnologi tinggi, efisien, hemat, mudah dioperasikan.
Mesin2 modern umumnya dibuat dengan sifat2 sbb :
· RPM atau Putaran sangat tinggi .
· Kecepatan produksinya sangat tinggi
· Mesin / peralatan bekerja secara Otomatisasi
· Kapasitas besar tapi bentuk relative lebih kecil
· Tekanan/kecepatan/ temperature sangat tinggi.
· Instalasi harus tidak menimbulkan pencemaran lingkungan
· Tenaga kerja yang dibutuhkan lebih sedikit
Keadaan Instalasi Industri memerlukan Sistem perawatan yang terpadu, yaitu “paduan semua sistem2″ tsb. diatas yang di sesuaikan dengan macam/kondisi mesin secara individu maupun secara instalasi industri. Artinya bahwa program & tindakan perawatan dilakukan sesuai dengan kebutuhan agar tercapai titik ekonomi yang optimal, yaitu aktivitas pemeliharaan tidak berlebihan dan tepat waktu. Ini berarti “memaduan semua system” yang disesuaikan.
Umumnya dilengkapi dengan melakukan :
· Failure mode & effects analysis
· Root cause analysies
· Continue Improvement & Correction
· Redesign & Re-engineering.
Tujuan system ini diharapkan agar tercapai reabilitas tinggi, produksitas tinggi, kwalitas memenuhi standard mutu , sesuai dengan keinginan pasar, dan dengan beaya cukup ekonomis.
Uraian singkat diatas merupakan bentuk pembahasan Maintenance Management mesin2, tentu saja bentuk lain sangat banyak ragamnya.
Contoh upaya manusia agar tetap sehat :
Kita memonitor kadar kolestrol, asam urat dalam darah, tekanan darah tidak melampaui ambang batas dan kemudian mengendalikan dengan diet.
Kombinasi
Mesin maupun peralatam pabrik sangatlah banyak dan mempunyai karakter yng berbeda-beda, sehingga harus diadakan analisa dengan sistem apa yang cocok utk masing2 mesin agar murah, mudah dan sesuai. Misal mesin/alat tertentu lebih murah jika kita tunggu sampai rusak barulah diganti, karena tidak mengganggu operasi pabrik. Jenis mesin lain memerlukan pemeriksaan berkala untuk menjaga kondisi tetap prima, dan mesin jenis yang lain bisa diprediksi kapan diadakan penggantian partnya. Maka perlu mengadakan kombinasi system pemeliharaan dengan pertimbangan sifat mesin, operasi mesin, ongkos dan pertimbangan2 lain.
Ada kesamaan antara Strategi Perawatan Mesin dengan Perawatan Kesehatan manusia.
Pemeliharan
Ref; James C.Fitch, PE 
Source : http://soemarno.org/

Kamis, 08 Januari 2015

TEST ISOLASI

Bagian dari pekerjaan overhaul motor ialah test isolasi.

Test isolasi harus dilakukan terutama untuk mendapatkan indikasi apakah
motor ini masih layak dioperikan atau tidak. Pemeriksaan dan test perlu dilakukan lebih dulu, jika hasil cukup dapat di terima baru kemudian dapat dilakukan HP Test. Test lainya juga oerlu dilakukan yang hasilnya dapat membantu mengetahui sebagai indikasi kondisi motor tsb. (IEEE Stds 95)
Inspeksi / Pemeriksaan :
Isolasi harus diuji tingkat degradasi atau kerusakan, al:
1. Kondisi pisik, cracking atau retak, pecah atau berubah warna sebagai indikasi dari thermal aging.
2. Kontaminasi pada coil dan sambungan2
3. Abrasi atau mekanikal stress
4. Partial discharge / corrona
5. Wedges, ikatan , ring , atau bagian2 lain lepas/kendor
6. Freeting pada support, bracing, crossing apa ada indikasi lepas,kendor atau berubah posisi.
IEEE Stds.43 memberikan panduan sbb:
DC Voltage utk Test Tahanan Isolasi
Winding Rated Insolation Resistance Test
Voltage (V)* Direct Voltage (V)
<1000 500
1000 – 2500 500 – 1000
2501 – 5000 1000 – 2500
5001 – 12.000 2500 – 5000
>12.000 5000- 10.000
*rated voltage line to line utk 3 phase motor AC.’ Line to ground utk phase tunggal, dan direct voltage utk DC motor.
Test voltage dilakukan 1 menit (ref IEEE Stds 43 sec 54
Rekomendasi “Tahanan minimum pd 40.C
( Satuan Mega Ohm)

Minimum Insulation Test Speciment
Resistance
IR(1min) = kV + 1 utk winding yg di buat sebelum 1970
IR(1min) = 100 utk DC armature & winding yg di buat stelah 1970
IR(1min) = 5 utk hampir semua motor-wound coils rated < 1kV
Catatan:
1. IR(1min) adalah tahanan isolasi yg direkomendasikan, MegaOhm pad 40.C utk semua winding
2. KV rated mesin antar terminal voltage, dlm rms kV.
Ref IEEE Stds 43 table 3.
Source: soemarno.org

Kamis, 01 Januari 2015

Bagaimana Memilih Generator Portable

Sebelum Anda membeli generator portabel, Anda harus menentukan apa yang Anda cari. Ini melibatkan membuat daftar kriteria untuk membantu Anda memutuskan mana yang paling sesuai kebutuhan Anda.
Keluhan umum tentang generator portabel adalah bahwa mereka berisik, dan ini pasti adalah kasus untuk beberapa. Dengan berjalannya waktu, produsen mencari cara untuk membuat mereka lebih tenang. Meskipun demikian, ini adalah sesuatu untuk dipikirkan. Di mana Anda akan menempatkan generator portabel Anda? Apakah tetangga akan menjadi dekat? Jika ada jarak yang baik antara generator dan tetangga terdekat, maka Anda tidak akan punya sesuatu untuk dikhawatirkan.
Jika Anda hanya akan menggunakannya sebagai cadangan darurat, kemudian tetangga Anda mungkin akan memiliki lebih khawatir tentang itu maka generator yang digunakan sebelah. Jika Anda ingin tenang, kemudian mencari generator yang ada di sekitar 65 desibel. Apa pun lebih mungkin akan berisik.
Berikutnya, Anda akan harus mencari tahu adalah jumlah minimum daya generator portabel harus menghasilkan. Ini pertama melibatkan mengetahui item mana yang perlu didukung. Kemudian, periksa setiap item untuk melihat bagaimana watt banyak yang dibutuhkan bagi mereka untuk berjalan. Watt Surge adalah berapa besar daya yang diperlukan untuk item untuk memulai, dan terus menerus watt adalah jumlah yang dibutuhkan untuk itu untuk terus berjalan. Secara umum, menjalankan rumah rata-rata akan memerlukan minimal 5.000 watt terus-menerus. Juga, adalah bijaksana untuk mendapatkan generator yang memiliki kekuatan lebih dari yang diperlukan sehingga Anda memiliki margin tertentu. Jadi jika Anda perlu 4.000 watt, kemudian mempertimbangkan orang dengan 4.400 untuk berada di sisi yang aman.
Anda harus memilih di antara generator portabel yang dioperasikan oleh gas, propana, dan diesel. Biaya gas tampaknya naik dan turun, dan saat itu meningkat. Jika Anda akan menggunakannya sebagai cadangan darurat saja, maka biaya gas tidak akan terlalu banyak masalah karena Anda hanya akan menggunakannya beberapa kali per tahun.
Generator portabel bervariasi dalam hal efisiensi bahan bakar. Namun kekuatan yang dimilikinya, bahan bakar lebih itu akan mengkonsumsi. Misalnya, tidak peduli seberapa efisien generator 4000 watt, itu tidak akan seefisien generator 2.000 watt. Meskipun demikian, jika Anda tahu dengan pasti bahwa Anda perlu 5.000 watt, maka itu disarankan untuk membandingkan efisiensi bahan bakar dari model dalam kisaran tersebut.
Sementara ada lebih untuk mengevaluasi, berpikir tentang fitur yang tercantum di atas akan memberikan dasar yang baik untuk memilih generator portabel yang tepat.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More